Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2021

Selangkah lebih maju?

Gambar
  Jika ada orang berbicara mengenai kita di belakang, itu tanda bahwa kita sudah ada di depan. Saat orang merendahkan diri kita, itu tanda bahwa kita sudah berada di tempat yang lebih tinggi. Saat orang berbicara dengan nada iri mengenai kita, itu tanda bahwa kita sudah jauh lebih baik dari mereka. Saat orang bicara buruk mengenai kita, padahal kita tidak pernah mengusik kehidupan mereka, itu tanda bahwa kehidupan kita sebenarnya lebih indah dari mereka. Payung tidak dapat menghentikan hujan tapi dapat membuat kita berjalan menembus hujan untuk mencapai tujuan. ☕ Yui Chan

TRAUMA (boy chandra)

Gambar
  Semua seolah baik-baik saja. Tawa yang lepas. Lampu panggung yang meriah. Kehidupan yang mungkin diinginkan banyak orang. Aku memiliki sebagian yang orang lain tidak miliki. Semua tampak seperti sempurna. Seolah tidak ada celah untuk luka. Namun jauh di dalam diriku, kesepian selalu datang menghampiri. Kesedihan yang sering kusembunyikan.  Aku bahkan tidak berani membuka hatiku lebih luas lagi. Orang-orang yang pernah datang di masa lalu membekaskan rasa takut yang membeku. Aku takut tidak bisa menemukan orang yang tepat. Takut terlulang lagi kecewa yang sama. Takut jatuh lagi pada rasa sayang yang akhirnya sia-sia. Novel "TRAUMA", terbaru dari Boy Candra

Petang di Bandara

Gambar
  Nanti kita ke Bandara yah, bergandengan tangan sembari bercerita. Bukan untuk merayakan pertemuan setelah lama terpisahkan atau menangisi kepergian. Tapi, untuk mengelilingi dunia bersama. Nanti, kita ke Bandara ya. Melingkari nama-nama negara di peta dan berangkat bersama. Bukan untuk di jadikan angan-angan saja. Namun, kita wujudkan menjadi nyata. Di pesawat nanti, aku ingin duduk di samping jendela sembari menikmati gumpalan awan yang menyempurnakan sang senja. Nanti, kita ke bandara ya. Bukan untuk melihat landas atau terbangnya pesawat. Melainkan, untuk menjelajahi kota-kota yang ada di sudut-sudut negara dalam lingkup semesta. Semoga saja ya. Hehehe. _Teresia

Yaudah, Bodo Amat!

Gambar
Dalam keheningan malam yang mencekam, hiruk-pikuk dunia yang perlahan hilang menentramkan jiwa yang sendu dan mendekam. Terhempas oleh kenyataan yang konon tak kunjung menemukan titik t erang. Sejenak, aku merenung Apakah aku sudah baik-baik saja? Apa aku sudah siap jika esok tak mampu lagi membuka mata? Sudah sejauh mana rasa syukurku? Meski tak bergelimang harta, tahta, atau cinta, namun ragaku sehat-sehat saja. Tubuhku masih utuh sempurna, tangan kakiku masih dua, mataku tidak buta. Tapi kenapa aku masih saja merutuki sesuatu yang belum bisa aku punya? Mau sampai kapan aku tenggelam dalam kemewahan dunia yang tak ada harganya? Bodo amat dengan orang yang punya rumah dan mobil mewah. Bodo amat dengan orang yang bisa menabung berjuta-juta. Bodo amat dengan orang yang bisa beli apa saja yang diinginkannya. Bodo amat dengan orang yang berbahagia bersama keluarganya. Bodo amat dengan orang yang ada pekerjaan tetap dan gaji banyak. Bodo amat. Bodo amat. Bodo amat. Bisikan malam seakan men...

Singkat Saja!

Gambar
Mari bertahan sebentar lagi untuk menjadi lebih kuat, agar lebih siap dan tangguh untuk menghadapi kenyataan hidup yang terkadang membuat sesak di ulu dada. Kamu hanya perlu bertahan satu hari lagi di setiap harinya, semoga saja fase hidup yang terasa pahit ini lekas sembuh dan segera berlalu. Setiap fase punya rintangan dan halangan masing-masing, dan akan ada hadiah bahagia yang mengiringinya.  Mari genggam tanganku, akan kubawa dirimu bangkit bersama agar lebih tegar menghadapi setiap sudut luka yang kelak mungkin akan tercipta. ☕ Teresia

Nyanyian Senja

Gambar
Senja kembali menyapa para jiwa-jiwa penat tak berdaya Menggenggam dan menguatkan Asa agar kembali lembut dan bercahaya Meyakinkan bianglala bahwa pertumpuan harapan itu masih ada Merangsek ke balik-balik Mega menjenguk Atma yang lelah Sahut-sahutan dari keceriaan rembulan mulai berembus mengencangkan cita Tarian ranting berderit menggetarkan nada pada kanvas-kanvas yang dikarang indah Gelombang nada dari nyanyian ratu lautan pun terdengar sangat hangat Semesta tertawa riang menyaksikan senja yang menelusupkan bahagia pada hati yang menikmatinya Senja yang begitu cantik memang Tarian anak-anak yang pulang dari tepian terdengar merdu Nyanyian nada telapak kaki yang bergema menerbitkan senyuman hangat pada rerumputan yang menatap rona kebahagiaan mereka