Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2022

Titik butuh (secuil harapan yang tersisa)

Gambar
Aku kembali membolak-balik lembaran-lembaran buku lama, membaca berulangkali dan mengingat erat-erat tiap kata dan kalimat yang tersurat. Kugenggam kuat buku lusuh yang tengah berada dipangkuanku, tatapan lekat yang menyiratkan semua akan baik-baik saja dan indah pada masanya. Nafas berat tak hentinya berhembus dengan sendu, rasa sakit, kecewa dan seluruh rasa rumit semakin merasuk ulu dada. Cahaya mentari yang perlahan menerobos masuk dari jendela pun tak urung menahan luka yang tak berdarah. Ini terlalu menyakitkan untuk dikenang, pun begitu tak sedikitpun aku berniat untuk membuang seluruh kenang. Aku butuh kepala dingin untuk mereka ulang, butuh lapang untuk menghapus seluruh kenang, butuh waktu untuk berpikir agar kembali berakal. Aku butuh menghitung langkah agar tak kembali terjungkal, butuh dinding untuk kembali bersandar setelah meringkuk dalam kegelapan, butuh air mata agar lapang isi dada, butuh warna agar kembali cerah dan terarah. Aku butuh duduk sejenak menikmati rasa pah...

Sayap patah🥀

Gambar
Pada akhirnya kita ditakdirkan untuk berjalan tidak beriringan. Semua bahagia dan getaran di ulu dada yang selalu datang tiba-tiba kini rapuh dan musnah. Pada akhirnya aku berteriak pada senja bahwa separuh jiwaku sulit untuk beranjak lebih jauh. Aku merayakan hari ini : yah hari dimana luka itu bermulai, hari dimana goresan itu hanya umpama goresan yang sering kuabaikan. Ku kira semuanya akan tetap baik-baik saja, hatimu, hatiku dan kisah kita akan tetap abadi sebagaimana mestinya. Memang terkadang manusia bisa merencanakan, tapi Tuhan yang menetapkan, bukan? Goresan itu menjadi bumerang untuk ulu dada rapuh yang ku kira kuat ikatannya. Rapuh, ya benar-benar hancur kala itu. Hari ini aku akan merayakan -- kehilangan yang cukup mengusik ulu dada yang berdenyut hebat entah karena kecewa, marah atau apa. Meski memori dan rasa itu telah sirna, tapi tetap saja aku ingin merayakan peraduan rasa sakit itu. Menyelami dalam-dalam menikmati setiap luka yang pernah kau tinggalkan, melangkah lebi...